
Makassar, spontanuhuy Indonesia
—
Seorang pengantin pria mendatangi kantor Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, gara-gara cincin emas
pernikahan
tersangkut dan tidak bisa dilepaskan dari jari manisnya.
“Tadi serombongan datang pengantin laki-laki ke kantor kami, karena salah pasang cincin pernikahan,” kata Kabid Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran Dinas Damkar Kabupaten Gowa, Samsul Bahri Syamsuddin, Rabu (22/7).
Kejadian ini bermula ketika pengantin pria, Muhammad Makbul keliru memasukkan cincin pernikahan usai ijab kabul. Cincin seharusnya untuk jari pengantin wanita dipaksakan masuk ke jari tangannya sendiri.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Awalnya pengantin pria ini salah memasukkan cincin pernikahan yang seharusnya untuk mempelai wanita ke jari tangannya sendiri saat prosesi,” ungkapnya.
Cincin tersebut tersangkut kuat hingga jarinya membengkak. Karena tak kunjung dapat dikeluarkan, sehingga Makbul dibawa ke kantor Dinas Damkar untuk mendapatkan pertolongan.
Menurut Samsul petugas harus ekstra hati-hati menggunakan mesin gerinda mini agar potongan logam emas tersebut, tidak melukai kulit jari pengantin pria.
“Karena kekecilan, cincin tersangkut dan jarinya bengkak. Pemotongan menggunakan gerinda mini memakan waktu hampir satu jam,” jelasnya.
Setelah melalui proses pemotongan, kata Samsul akhirnya petugas Damkar dapat mengeluarkan cincin emas tersebut dari jari pengantin tanpa menimbulkan luka.
“Cincin mahar tersebut, akhirnya terpotong dan terpaksa diganti,” katanya.
(mir)
Add
as a preferred
source on Google
[Gambas:Video spontanuhuy]
Baca lagi: Ryan Reynolds Konfirmasi Bakal Ada Film Baru Deadpool
Baca lagi: Korban KM Nurul Salsa Sempat Bantu Perbaiki Pompa Sebelum Karam
Baca lagi: Selain Juara Piala Dunia, Spanyol Punya 8 Kuliner Legendaris




One Response
Penjelasan yang sangat menarik dan memberikan perspektif baru buat saya. Terima kasih banyak admin! Kebetulan saya juga nemu info serupa yang dibahas mendalam di https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F2320439255_htm sebagai referensi tambahan.