27 Pelajar DKI Terjaring Demo Agustus Kini Ikut Program Bela Negara

Daftar Isi

Jakarta, spontanuhuy Indonesia

—

Sebanyak 27 siswa asal DKI Jakarta yang terjaring polisi saat

demonstrasi 27 Agustus

lalu akan menjalani

pembekalan bela negara

di Bogor.

Gubernur DKI Pramono Anung menyambut baik program yang dinisiasi Kementerian Pertahanan dan Polda Metro Jaya tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

“Menurut saya program ini baik karena apa, untuk membuat terutama para pelajar itu lebih menghargai, menyayangi negaranya sendiri,” ujar Pramono di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, Kamis (10/9).

Pramono menerangkan program bela negara ini juga diikuti siswa lain dari luar Jakarta. Untuk para siswa di Jakarta, Pram merinci dari 29 siswa yang diberangkatkan hanya 27 yang akhirnya mengikuti program.

“Memang, Jakarta juga ikut mengirimkan, dari Tangerang, Bekasi, Tangerang Selatan, Bogor, Depok dan sebagainya. Dari Jakarta sendiri yang diberangkatkan awalnya 29 tetapi yang mengikuti program itu 27,” jelasnya.

Pramono tak berkomentar lebih lanjut mengenai detail program bela negara yang diikuti para siswa tersebut. Ia menegaskan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tidak terlibat program itu.

“Sehingga kalau mengenai program detailnya, karena ini yang melakukan adalah Kementerian Pertahanan dan Polda Metro Jaya, tolong ditanyakan pada instansi yang melakukan pendidikan,” tutupnya.

Melansir

detikcom

, Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) DKI Jakarta Nahdiana mengungkap pembekalan bela negara di Bogor diikuti 151 siswa.

Dari total peserta itu, yang berasal dari Jakarta berjumlah 29 siswa yang terdiri dari 12 siswa SMK, tujuh siswa SMA, empat siswa SMP, empat peserta Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM). Kemudian ada satu siswa dari Sanggar Kegiatan Belajar (SKB), dan satu siswa SD.

Ia mengatakan bahwa para siswa tersebut berada di Polda Metro Jaya seusai demonstrasi 27 Agustus. Namun, keterlibatan mereka dalam aksi belum dapat dipastikan.

“Pada saat kemarin habis demo, memang mereka ada di Polda. Tapi apakah ikut demo semua dari 29 anak itu atau tidak, aku belum sampai sejauh itu,” kata Nahdiana.

(mou/wis)

Baca lagi: Sejarah Krakatau, Mengapa Begitu Penting hingga Diperhatikan Dunia?

Baca lagi: Kapal Feri Terbakar di Perairan Filipina, 5 Penumpang Tewas 80 Hilang

Baca lagi: Cara Blokir STNK Mobil Terjual Agar Tak Jadi Masalah di Kemudian Hari

2 Responses

  1. Pembahasannya sangat menarik dan informatif untuk disimak. Buat yang sedang mencari akses resmi dan informasi terupdate, langsung saja kunjungi tautan nona88 sekarang juga.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Kamu mungkin juga menyukai: